Selasa, 01 Oktober 2013

Sistem Rem

Rem

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Rem adalah suatu peranti untuk memperlambat atau menghentikan gerakan roda. Karena gerak roda diperlambat, secara otomatis gerak kendaraan menjadi lambat. Energi kinetik yang hilang dari benda yang bergerak ini biasanya diubah menjadi panas karena gesekan. Pada rem regeneratif, sebagian energi ini juga dapat dipulihkan dan disimpan dalam rodagila (flywheel), kapasitor, atau diubah menjadi arus bolak balik oleh suatu alternator, selanjutnya dilalukan melalui suatu penyearah (rectifier) dan disimpan dalam baterai untuk penggunaan lain.
Energi kinetik meningkat sebanyak pangkat dua kecepatan (E = ½m·v2). Ini berarti bahwa jika kecepatan suatu kendaraan meningkat dua kali, ia memiliki empat kali lebih banyak energi. Rem  membuang empat kali lebih banyak energi untuk menghentikannya dan konsekuensinya, jarak yang dibutuhkan untuk pengereman juga empat kali lebih jauh.

Sistem rem dalam teknik otomotif adalah suatu sistem yang berfungsi untuk :

  1. Mengurangi kecepatan kendaraan.
  2. Menghentikan kendaraan yang sedang berjalan.
  3. Menjaga agar kendaraan tetap berhenti.

Komponen utama dalam sistem rem terdiri dari :

  • Pedal rem atau tuas rem.
  • Penguat (booster).
  • Silinder master (master cylinder).
  • Saluran pengereman atau kabel (lines).
Beberapa keanehan kerja sistem rem ternyata dapat dipantau dengan menggunakan cara amat sederhana, seperti misalnya merasakan kerasnya injakan pedal rem dan memantau isi tandon minyak rem. Yang terpenting menyadari rangkaian rem adalah komponen amat penting.

Berikut sejumlah upaya pemantauan terhadap kerja rem yang perlu diperhatikan.
  • Penggantian komponen. Penggantian komponen, mulai master, kanvas maupun break pad, hanya perlu dilakukan bila bagian ini menunjukan kerusakan. Kerusakan biasanya diawali dengan munculnya getaran berlebih saat melakukan pengereman atau terasa lebih dalam katika Anda menginjak pedal rem. Kadang muncul pula suara aneh yang menunjukan kerusakan saat rem diaktifkan. Perlu menjadi pengetahuan, kala hendak melakukan penggantian komponen dari rangkaian rem cukup melakukan pada bagian yang mengalami kerusakan. Jangan sekali-kali mencoba membongkar komponen lain bila tidak untuk kepentingan penggantian. Biasanya konsumen meminta bagian lain diservis saat mengganti salah satu komponen. Kegiatan ini justru bisa merugikan.
  • Ketersediaan minyak remPemantauan standar yang harus dilakukan terhadap optimasi kerja rem adalah selalu memperhatikan jumlah cairan dalam tandon. Kadang memang dijumpai pengurangan jumlah minyak rem dalam tandon tersebut. Bila pengurangan hanya terjadi dalam jumlah kecil, Anda cukup menambahkan minyak yang sejenis hingga garis maksimal seperti tertera dalam tabung. Bila tidak, berarti sistem rem masih dalam batas aman.
  • Batas waktu penggunaan komponen.  Tidak ada teori pasti yang menyatakan seberapa jauh pemakaian komponen rem hingga harus melakukan penggantian. Beberapa pabrikan menyatakan komponen rem — khususnya kanvas dan break pad — harus mengalami penggantian pada 70.000 km pamakaian. Sebagian lain mengatakan 40.000 km atau 30.000 km.
Perlu menjadi patokan adalah bagaimana cara Anda mengemudi dan menggunakan rem, bagaimana kondisi jalanan yang dilalui kesehariannya, dan bagaimana pula karakter kepadatan lalu lintas yang dijumpai. Keawetan komponen rem amat bergantung dengan cara pengemudi memperlakukan rem. Usia rem juga bergantung dengan seberapa sering Anda mengerem di lalu lintas yang kondisinya stop-and-go, seperti Jakarta ini.

Tips
  1. Ganti Brake Fluid setiap tahun, saat mengganti oli rem, jangan sampai brake fluid tumpah ke cat, jika tumpah ke cat, segera siram dengan air.
  2. Saat penggantian minyak rem, lakukan sekali jalan dengan penggantian Clutch Fluid (untuk type hydraulic).
  3. Ganti Caliper Seal Kit dan Master Cylinder Kit jika sudah berumur 3 – 5 tahun, penggantian membutuhkan OH rem, gunakan Seal Kit original, penggantian dilakukan sekali jalan dengan penggantian kanvas rem.
  4. Saat OH rem periksa Caliper Pin dan Pads Clips (tipe disc brake).
  5. Periksa kondisi hose Vacuum Booster dan diafragma vacuum booster, kerusakan di sini bisa menyebabkan rem blong.
  6. Periksa selang ke arah caliper (brake line atau hose), karat di bagian dalam bisa menyebabkan rem blong.
  7. Jangan membubut Disc (Rotor), yang menyebabkan lapisan hardening atau pengerasan di permukaannya hilang, disc jadi mudah peyang atau warped, lebih baik ganti saja.
DAFTAR SERVICE DAN PARTS YANG DIBUTUHKAN
SERVICEDETAILPARTSINTERVALKETERANGAN
Ganti Oli RemMinyak RemTIAP TAHUN
Ganti Oli Hidrolik Clutch (tipe hidrolik)Minyak RemTIAP TAHUNKopling Hidrolik
Over Haul Rem 3 th


Check
Check
Ganti Caliper Seal KitCaliper Seal KitWajib, Safety
Ganti Kanvas RemKanvas Rem
Ganti Disc atau DrumDisc atau DrumJangan dibubut ganti
Ganti Pads Clips (Disc Brake)Pads Clips (Disc Brake)
Ganti Master Cylinder KitMaster Cylinder KitWajib, Safety
Ganti Oli RemOli Rem
Periksa sistem rem tanganStel
Ganti Saluran Vacuum BoosterVacuum Booster Hose8 TahunDIY

DAFTAR MASALAH, KEMUNGKINAN PENYEBAB & PENANGANANNYA
GEJALAKEMUNGKINAN PENYEBABPENANGANAN
Bergetar Saat Pedal Rem ditekan pada kecepatan tinggiPengencangan baut roda tidak seragam torsinyaSeragamkan torsinya, kencangkan secara menyilang
Disc brake peyang (warped)Ganti, jangan dibubut
Disc Brake sudah tipisGanti
Macet dan PanasCaliper Seal Kit ausOH rem, Ganti Seal Kit dan
Piston caliper berkaratcheck piston dari karat
BunyiBrake Pads Clips aus (disc brake)Ganti
Kanvas/Pads aus, karena indicator plate menyentuh discGanti
Penekanan Caliper tidak tepat di tengah, karena Sliding Rod / Caliper Pin seretLumasi
Memakai Brake Pads metallic
Indikator Parking Brake menyala saat rem tangan tidak bekerjaShort pada saluran kabel hand brake switchPerbaiki
Kapasitas Brake Fluid berkurangPeriksa kebocoran, Perbaiki
Float indicator, di tabung master rem tersangkutGunakan minyak rem berkualitas baik
Pedal rem kosongSeal Kit Master Cylinder Rem ausGanti
Pedal Rem berat, tidak pakemDiafragma Booster RusakGanti
Saluran vacuum booster bocor atau retakGanti, bisa dilakukan sendiri
Brake Line atau selang ke arah caliper di roda mampet karena karatGanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar